Aku terlelap ketika matamu masih terbuka.
Jika kau datang aku pasti terjaga.
Karena kau membangunkanku dengan kelembutanmu.
Karena kau ingin aku menemani gelapnya malammu.
Jika hujan datang sering kau peluk aku dengan sendumu.
Karena kau takut, jika aku tak mampu bertahan.
Seandainya mataku tak kunjung terbuka, kau menangis.
Kau takut kesendirian membuatmu lumpuh.
Dan kau tak mampu menjagaku dalam kegelapan.
Dan aku tak mampu membuatmu tak sendiri.
Apa mungkin rembulan akan menyaksikan kita berdua.
Apa mungkin bintang jadi saksi cerita kita.
Cerita cinta ketika fajar menunggu kita.
Andai kita tak bertemu di dinginnya kabut pagi.
Mungkin aku takkan beranjak pergi darimu.
Andai kita bertemu di terangnya mentari.
Mungkin waktu untuk kita tak secepat itu.
Mungkin akan lama aku berdua denganmu.
Menyusuri pekatnya sengatan yang perlahan menusukku.
Menyusuri sisi lain dunia diantara kita, diantara kau
dan aku
Dear Jiji Davis
Tidak ada komentar:
Posting Komentar