Karya : Mutia Diska
Setetes, tapi membisukan.
Jarang aku bertemu.
Karena lumpuh.
Tidak pernah berfikir.
Kau pisau.
Sekali-kali datang.
Sayatmu kejam.
Sesuka hatimu.
Sifatmu halus.
Tapi kadang membekas.
Mungkin karena mengizinkan.
Selepas isi otakmu saja.
Derai yang ada.
Kau tikam terlalu dalam.
Sudahi sandiwaramu.
Tenanglah tapi tidak di sini.
Senang di sana.
Kau tau, tapi kau lakukan.
Kejam, kecewa yang ada.
Terlalu naif untuk berdusta.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar