Minggu, 10 November 2013

Hidupku Di Gelapmu

Matahari kini tlah meredup.
Kau datang tanpa kuundang.
Rembulan, ya engkau rembulan.
Tapi indahmu tak bisa kuelakkan.
Kadang kau datang bersama temanmu.
Bintang, iya engkau beribu bintang.
Bahkan kawanmu yang lain juga hadir.
Hujan, iya engkau rintik hujan.
Kau memelukku begitu erat.
Hawamu begitu pekat kulihat.
Tapi tetap saja gelap, gelap dan gelap.
Gelap di mataku yang sudah buram.
Tapi kau begitu setia, setia padaku.
Kau tak pernah berdusta, kau jujur.
Rasamu utuh untukku, selamanya.
Engkau juga tau aku selalu mengunjungimu.
Karena itu, kau selalu menungguku.
Dan kita sama-sama menunggu.

1 komentar: