Jumat, 01 November 2013

Dari Duha Untuk Tahajud.

Karya : Mutia Diska

Selamat pagi fajar beserta indahmu.
Malam yang telah kau lalui tertutup.
Seharusnya kau membuka jendela buana.
Ketika jarum jam subuhmu masih berdetik.
Selamat siang awan putih.
Pagi yang berlalu pun tertutup.
Seharusnya kau kunci lemari cakrawala.
Ketika doa duhamu belum jua selesai.
Selamat sore langit merah.
Siang yang berlalu mulai tertutup rapat.
Seharusnya kau berlari untuk asarmu.
Ketika langit mulai remang-remang.
Selamat malam bintang yang setia.
Senjamu menutup diri terlalu rapat.
Seharusnya kau tak merangkak lagi.
Ketika tahajudmu telah menanti.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar