Karya : Mutia Diska
Kicau-kicau dzikir yang berbisik
Mengalun berayun damai
Jauh memandang beribu jarak
Aku tak tau kenapa iya
Dari kecil tersudut setiap detik takbir
Gandengan yang merindu sirna
Sejauh kaki berlari luka tertumpu batu
Anak mungil tak pernah bisu
Berceloteh tanpa tau pada siapa seharusnya
Idul adha ke 17, masih tak terdekap
Jika saja arwah halusmu masih ada
Tak ada sela sela risau menghantui jejak ini
Tidak ada komentar:
Posting Komentar