Jumat, 25 Oktober 2013

Lihat Sisi Lainku

Tak pernah terlintas dibenak itu.
Sedikit saja goresan yang menyakitkan.
Itu dulu, bagaimana dengan kini ?
Selalu saja kenistaan yang singgah.
Pernahkah terlintas olehmu?
Pernahkah terfikir olehmu?
Pernahkah aku seperti itu?
Seburuk itu kah aku ?
Aku di sini masih berfikir.
Aku di  sini tidak untuk berburuk sangka.
Aku di sini masih termenung.
Aku di sini agar semua baik-baik saja.
Kau pergi.
Karena kau juru kunci.
Kau pulang.
Karena alasan kau masih juru kunci.
Tapi tolong, jangan semau hati.
Lihat sayap-sayapku yang lumpuh.
Jangan lihat jemariku yang kokoh.
Tolong, dan tolong mengerti.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar