Minggu, 27 Oktober 2013

Mungkinkah Tinggal

Karya : Mutia Diska

Menjejaki perkenalan sebatas lalu.
Secepat angin menerawang fajar.
Terpisah alasan yang bungkam.
Tertinggal diam di sudut akhir pertemuan.
Tanpa mengucap petitih asa dan rasa.
Hanya cabikan kertas titipan zaman.
Pertanda sore menyembul kepagian.
Takdir tak pernah bisu pada alam.
Bayang-bayang datang bergelimang.
Lewat sayap merpati dari bendungan.
Akhir masa setahun yang buta.
Awal masa setahun yang kacau.
Tapi tidak seperti itu.
Alirannya tenang, memeluk erat.
Derasnya pelan, menggandeng lembut.
Bisiknya damai, membonceng perlahan.
Tatapanya tajam, merangkul pasti.
Beringin tua saksi bisu kabut dan embun.
Semua lepas dari remang-remang lilin.
Semua berhenti ketika hujan tak kunjung henti.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar