Karya : Mutia Diska
Debur cakrawala menentang kepercayaan.
Dikala semua telah terberikan untuk digenggam.
Tak peduli kini tlah beranjak menepi.
Ombak berlarian mencari bebatuan.
Sakit dibadan yang tak belum terpunahkan.
Melati datang menutupi arwah beningku.
Melodi pergi menentang nada lembut hatiku
Mekar sekar tak lama lagi nyata.
Diseka kumbang yang menusuk sari.
Mawar busuk layu dijalang pandang.
Durinya tegas menampar kebahagiaan pilu.
Entah ini pergi bukan untuk kembali.
Berbalik hanya ibarat akar dipihak ketiga.
Saat rotan telah remuk dihembus angin.
Angin dari ufuk lubuk hati yg dangkal.
Bersama salju yang mengakhiri tetes hujan..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar