Tentang cerita rembulan malam itu.
Sekilas seperti ada yang mengatur.
Apa itu jalan lain yang kau tunjukkan.
Agar aku bisa sekilas merasakanmu.
Atau tentang bintang yang hilang malam itu.
Iya, aku ingat ketika kita membicarakannya.
Seperti bintang yang akan menimpa bumi.
Hanya kita yang mungkin melihat dengan hati.
Biarlah, jika memang pisau bermata dua.
Tapi tidak denganmu yang diam bertahan.
Atau aku yang berpura-pura tidak tau.
Entah, ini hanya seperti cerita tanpa akhir.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar